Sabtu, 18 Juli 2015

back praying..

kamu..
ia kamu..
masih hangat dalam ingatanku
dikala seseorang dari masalalu menorehkan luka yang sangat dalam pada hati ini
.
.
memilih mengejar impian dan hati yang lain daripada aku...
memilih pergi daripada tinggal dan bertahan bersamaku..
disaat itupun hati ini perih oleh dalamnya luka
aku tidak pernah membayangkan orang yang berjanji di hadapannya,dengan mudahnya mengakhiri tanpa berfikir ulang.
.
.
namun itulah takdir...
manusia hanya mampu brencana,namun allah yang lebih tau rencana yang baik untuh setiap hambanya..
pada saat ini aku hanya menggantungkan harapan padanya,dan di saat ini pula dengan mudah aku merintih dalam doa-doa panjangku,
aku meminta begitu dalam
dalam doaku
selalu ku selipkan namamu
namun aku taklupa meminta padanya untuk menghadirkan hati lain yang baik menurutnya
.
.
aku tidak ingin berlarut dalam kesedian yang menyakitkan,dan aku tidak ingin berputus asa dalam menyempurnakan separuh agamaku
maka setiap seusai sujud
selalu ku minta padanya
dihadirkan hati yang menautkan hidup dan matinya hanya padamu.
meminta padanya dihadirkan hati yang memiliki kesabaran yang tiada batas
meminta padanya di hadirkan hati yang mencintai agamanya lebih besar daripada mencintaiku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar